5 Hal Yang Kamu Alami Setelah Lulus Sekolah

20:23 kisikisi 0 Comments




Seiring dengan bertambahnya umur maka akan semakin jauh juga dengan teman-teman sekolah dulu, memang tak terasa kita sudah melalui masa-masa sekolah 2 tahun, 3, 4 , 5 dan 6 tahun bahkan sudah melalui puluhan tahun, akan tetapi tentunya masih saja ada teman-teman sekolah yang namanya masih saja terlintas dalam benak kita, ditambah lagi dengan ulah-ulah mereka yang unik, mulai dari yang suka gangguin kamu, gangguin pacar kamu bahkan ada juga yang sering mengusik hidup kamu. Jangan lewatin juga yah yag selalu main bareng kerumah kamu bahkan mereka yang lebih tau tentang isi rumah mu karena seringnya mereka bermain disitu ada pula yang langganan tiap malam minggu tidur di tempat tidurmu. Tentunya hal itu tidak mungkin terulang lagi, jangankan untuk kumpul bareng, ketemu aja susah. Berikut KISIKISI berikan hal yang dialami setelah lulus sekolah

1. Satu Persatu Teman Menikah

Menikah memang akan menjadi keharusan untuk setiap orang, apa lagi yang sudah lulus sekolah kemudian tidak melanjutkan kuliah dengan berbagai alasan, ada yang malas, tidak bisa jauh dari orang tua, maun langsung kerja dan banyak-banyak alasan lainnya, biasanya yang menikah cepat itu teman-teman cewek sih, tentunya ada rasa yang aneh ketika kita mulai ditinggal oleh teman akrab kita. Memang tidak ditinggal kemana-mana tapi dengan menikahnya saja sudah cukup membuat jarak kita dengan mereka, mulai dari takut ngajak kumpul karena udah punya laki sampai takut dikirain mau godain istri orang.

2. Ditinggal Teman 

Memang ajal tidak ada yang tau kapan pastinya, yang pasti hanyalah kita akan mengalaminya, jika kamu pernah merasakan ditinggal oleh teman akrab pastinya hal itu akan sangat menyedihkan, apalagi ditambah tingkah mereka sangat berpengaruh dalam kehidupan sekolah kita. Namun kehilangan teman sekolah tidak semudah melupakan kaka kelas yang kejam, bahkan bisa jadi setelah kepergian teman-teman itu kita makin terbayang hal-hal tentang mereka.

3. Ragu Menghubungi


Hal ini sebagian besar dialami oleh kita, ketika melihat kontak hp dan ternyata masih ada kontak mereka kita akan mulai berfikir apakah dia masih simpan kontak aku atau tidak, bisa jadi kamu malah menghapus kontaknya dengan alasan dia pasti sudah ganti nomer. Apa lagi teman-teman yang sama-sama aktif di media sosial, saat mereka mulai mengupload foto-foto mereka bersama teman baru pasti timbul dalam benak apakah mereka masih ingat dengan kita yaah? Ini memang biasa timbul dalam benak kita, saya, kamu, dia dan kita semua pasti mengalami hal ini oleh karena itu jangan ragu untuk lebih dulu menghubungi teman-teman lama kita. Namun tidak semudah itu karena akan sangat menyakitkan jika teman yang kita hubungi bertanya “Ini Siapa Yaah?” oleh karena itu ketika menghubungi teman lama kalian jangan lupa sertai identitas masing-masing, bahkan jika perlu tulis juga kelas, asal bahkan posisi duduk waktu sekelas dulu (ehehe)

4. Merindukan Masa-Masa Kumpul Bareng



Hanya anak yang bener-bener Super Kutu Buku yang tidak pernah kumpul dengan teman-teman yang lainnya, tentu saja kita akan merindukan masa-masa kumpul bareng dengan teman kita, tidak ada salahnyakan ketika sedang liburan kuliah atau kerja untuk meluangkan sedikt waktu meski hanya sekedar melihat tampang menyebalkan itu.

5. Mulai Menyadari Takdir


Tentunya dari begitu banyak teman disekolah dulu memiliki nasib yang berbeda saat ini, ada yang masih kuliah, ada yang bekerja ada pula yang menjadi pengacara alias pengangguran banyak acara. Setelah beberapa tahun lulus kita akan melai menjalani kehidupan masing-masing yang sangat berbeda dengan masa sekolah dulu, ada yang saat sekolahnya banyak jajan tapi setelah lulus malah hisup kekurangan, ada juga yang masa sekolah dulu hanya bisa nyontek teman sekarang malah sudah mendapatkan pekerjaan yang lebih bagus, saat-saat inilah akan membuat kita mulai menyadari bahwa masa sekolah dulu memang sangat jauh berbeda dengan masa sekarang, ada yang sekolahnya pinter banget malah sekarang jadi pengangguran, inilah saatnya kamu mengatakan “Ininlah Takdir Ku” (ehehehe)

Kamu Juga Mungkin Suka

0 komentar: